Tindakan ini menyusul memanasnya situasi kawasan setelah konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela.
Pemerintah Brasil, melalui dekrit resmi yang diterbitkan Kamis, 8 Januari 2026 mengizinkan pengerahan Pasukan Keamanan Publik Nasional (Força Nacional de Segurança Pública/FNSP) ke Pacaraima dan ibu kota Roraima, Boa Vista, yang berjarak sekitar 213 kilometer dari perbatasan Venezuela.
Dekrit tersebut menyatakan bahwa FNSP akan mendukung lembaga keamanan setempat.
Sebelumnya sehari setelah Presiden Venezuela Nicholas Maduro ditangkap oleh AS, Brasil menutup sementara perbatasannya dengan kawasan itu.
Direktur Andes untuk Washington Office on Latin America (WOLA), Gimena Sanchez, menilai pengerahan pasukan oleh Brasil sebagai langkah yang tepat.
Ia mengatakan bahwa kebrutalan kelompok pemberontak Kolombia yang aktif di wilayah Venezuela telah mendorong penduduk bergerak lebih jauh ke selatan menuju Brasil.
"Masuk akal bagi Brasil untuk memperkuat perbatasan," ujarnya, dikutip Jumat, 9 Januari 2026.
BERITA TERKAIT: