Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Buka Paviliun di COP30 Brazil, Indonesia Siap jadi Jembatan Hijau Dunia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 11 November 2025, 14:51 WIB
Buka Paviliun di COP30 Brazil, Indonesia Siap jadi Jembatan Hijau Dunia
Utusan Khusus Presiden bidang Iklim Hashim Djojohadikusumo bersama Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq saat membuka Paviliun Indonesia di COP30 Brazil. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Indonesia secara resmi membuka rumahnya yang disebut Paviliun Indonesia. Pembukaan ini digelar di tengah Konferensi Iklim Dunia (COP30) yang digelar di Brazil.

Tempat ini menjadi panggung utama bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia semua aksi nyata yang telah dilakukan untuk menjaga lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan, Paviliun Indonesia seperti sebuah pameran besar di mana Indonesia menjadi tuan rumahnya.

Kata dia, tujuannya menjadi jembatan hijau yang menghubungkan Indonesia dengan negara-negara lain, para pengusaha, dan masyarakat global. Indonesia tidak hanya bicara, tetapi menunjukkan bukti nyata dalam menjaga bumi sambil membangun ekonomi yang ramah lingkungan. 

“Kita tidak hanya hadir untuk bernegosiasi, tetapi untuk menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi jembatan hijau dunia,” ujar Hanif dalam keterangannya Selasa 11 November 2025.

Selama dua pekan, Paviliun Indonesia akan menjadi pusat kegiatan yang sangat sibuk dengan lebih dari 50 sesi diskusi dan forum strategis yang menampilkan berbagai keberhasilan Indonesia.

Kemudian, katanya, perusahaan atau negara yang berhasil mengurangi polusi akan mendapatkan sertifikat atau kredit karbon. Kredit ini bisa dijual kepada perusahaan lain yang masih menghasilkan polusi. 

Uangnya kemudian bisa digunakan untuk mendanai lebih banyak lagi proyek ramah lingkungan dan diperkirakan pasar karbon bisa menghasilkan nilai ekonomi hingga 7,7 miliar Dolar AS per tahun.

“Pasar karbon bukan sekadar transaksi ekonomi. Ini adalah cara kita menegakkan integritas dan membangun kepercayaan dunia,” kata Hanif.

Paviliun Indonesia di COP30 adalah bukti bahwa menjaga alam dan membangun ekonomi bisa berjalan beriringan. 

"Ini adalah langkah nyata Indonesia untuk masa depan bumi yang lebih baik sesuai dengan tujuan asta cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," demikian Hanif.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA