
Enam pasukan keamanan Pakistan tewas setelah kamp militernya diserang kelompok militan dengan menggunakan senjata otomatis dan granat pada Sabtu (2/2) dini hari waktu setempat.
Serangan ini sekaligus menambah derita Pakistan setelah sebelumnya serangan bom bunuh diri terjadi di sebuah masjid Syiah di Hangau pada Jumat (1/2) yang menewaskan 23 orang dan melukai lebih dari 50 orang.
Perwira senior polisi Arif Khan Wazi mengatakan bahwa serangan terhadap kamp militer tersebut terjadi di Kota Naurang Serai, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa pada sejak pukul 03.45 waktu setempat dan berlangsung selama beberapa jam.
Dikatakan Wazi bahwa enam personil pasukan keamanan tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam serangan itu. Selain itu, dua belas gerilyawan juga turut tewas dalam bentrokan tersebut. Demikian dilansir
al Jazeera (Sabtu, 2/2).
Jurubicara Taliban Pakistan, Ahsanullah Ahsan, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Dia mengatakan serangan itu adalah balasan atas tewasnya dua komandan Taliban dalam serangan pesawat tak berawak milik Amerika Serikat.
Lebih lanjut, ia menuduh bahwa tentara Pakistan telah membantu serangan yang dilakukan AS tersebut dan berhak menerima balasannya.[
ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: