Dalam pernyataan yang diunggah di paltform X, Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebut pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh persahabatan. Menurut kementerian, Rubio mengakui peran diplomatik serta upaya mediasi yang dilakukan Pakistan dalam berbagai isu regional.
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengatakan negaranya akan terus berupaya mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan.
"Pakistan yakin bahwa upaya tulus yang terus dilakukan untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan maupun di luar kawasan, dengan dukungan negara-negara sahabat, akan membuahkan hasil positif," kata Dar, dikutip Sabtu 30 Mei 2026.
Pertemuan ini berlangsung di tengah peran Pakistan sebagai mediator dalam komunikasi antara Washington dan Teheran. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pejabat tinggi Pakistan juga melakukan kunjungan ke Iran sebagai bagian dari upaya diplomatik tersebut.
Islamabad selama ini berusaha menjaga hubungan baik dengan kedua negara. Posisi tersebut membuat Pakistan berupaya menjadi jembatan komunikasi di saat hubungan AS dan Iran masih diwarnai berbagai perbedaan, terutama terkait isu keamanan dan stabilitas kawasan Timur Tengah.
Meski belum ada rincian mengenai hasil konkret dari proses mediasi yang sedang berlangsung, pernyataan kedua pihak menunjukkan adanya dukungan terhadap upaya diplomatik yang dilakukan Pakistan untuk membantu meredakan ketegangan dan membuka peluang dialog lebih lanjut antara AS dan Iran.
BERITA TERKAIT: