Hal ini terungkap setelah tersiar kabar yang menyebutkan bahwa kepala runding Israel pergi ke Ramallah, Tepi Barat, untuk menyerahkan surat dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kepada Presiden Palestina Mahmud Abbas.
''Kepala perunding Netanyahu, Yitzhak Molcho, menyampaikan surat itu sekitar pukul 21.00 waktu setempat,'' kata salah satu sumber di kantor Abbas, sebagaimana dikutip
Al Jazeera (Minggu 13/5).
Surat itu, lanjut sumber tersebut, mencakup berbagai masalah terkait proses perdamaian kedua negara.
Surat tersebut sekaligus menjadi jawaban atas surat yang dikirim Abbas pada 17 April lalu, kepada Netanyahu. Di dalam suratnya, Abbas menyampaikan kesedihan dirinya sehubungan dengan perundingan damai kedua negara yang sempat terhambat.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: