OpenAI Kehilangan Dua Eksekutif Senior dalam Hitungan Hari

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 14 Agustus 2026, 07:25 WIB
OpenAI Kehilangan Dua Eksekutif Senior dalam Hitungan Hari
Ilustrasi logo OpenAI (RMOL/Reni Erina)
Kecil Besar
rmol news logo OpenAI kembali diguncang kepergian eksekutif senior. Kepala pendapatan atau Chief Revenue Officer (CRO) Denise Dresser meninggalkan perusahaan hanya delapan bulan setelah bergabung, menambah daftar pejabat penting yang hengkang di tengah persiapan perusahaan menuju penawaran saham perdana (IPO).

Dresser mengundurkan diri pada Kamis, 13 Agustus 2026, waktu setempat, dan akan digantikan oleh Dali Rajic, mantan presiden sekaligus chief operating officer perusahaan keamanan siber Wiz. OpenAI mengatakan Dresser pergi untuk 'mengejar peluang lain'.

Dalam pesan perpisahannya di LinkedIn, Dresser mengungkapkan kebanggaannya selama bekerja di OpenAI. 

“Kesempatan untuk bekerja langsung dengan teknologi paling transformatif di dunia sungguh luar biasa,” tulisnya, dikutip Jumat, 14 Agustus 2026.

Kepergian Dresser terjadi hanya beberapa hari setelah eksekutif senior OpenAI Brad Lightcap mengumumkan bahwa dirinya akan meninggalkan perusahaan. Lightcap telah bekerja selama delapan tahun di OpenAI dan dikenal sebagai salah satu eksekutif dekat CEO Sam Altman.

Dresser sendiri bergabung dengan OpenAI pada Desember setelah lebih dari satu dekade berkarier sebagai eksekutif di Salesforce. Pada April, ia juga mendapat tanggung jawab yang sebelumnya banyak ditangani Lightcap ketika OpenAI mengubah peran Lightcap menjadi fokus pada “proyek khusus”.

Pergantian di level atas ini terjadi ketika OpenAI tengah memperkuat bisnis korporasi dan bersiap menghadapi persaingan ketat dengan Anthropic. Bisnis perusahaan menjadi salah satu fokus utama Dresser. 

Pada Januari, CFO OpenAI Sarah Friar mengatakan pelanggan korporasi menyumbang sekitar 40 persen bisnis OpenAI dan diperkirakan mendekati 50% pada akhir tahun. April lalu, Dresser menyebut bisnis korporasi OpenAI “berada di jalur yang tepat” untuk mencapai target tersebut.

Bukan hanya Dresser dan Lightcap, Kepala Produk dan Bisnis OpenAI Fidji Simo juga mengumumkan pengunduran dirinya bulan lalu. Tiga eksekutif lainnya juga meninggalkan perusahaan pada April. Rangkaian kepergian ini terjadi ketika OpenAI memasuki fase penting menuju pasar modal. Perusahaan secara rahasia telah mengajukan prospektus IPO kepada Securities and Exchange Commission (SEC) pada Juni.

OpenAI sebelumnya menutup putaran pendanaan pada Maret dengan valuasi sekitar 852 miliar Dolar AS. Valuasi jumbo tersebut membuat perusahaan menghadapi tekanan besar untuk menunjukkan pertumbuhan bisnis dan kinerja yang mampu meyakinkan calon investor menjelang IPO.

Meski mundur, Dresser tidak langsung meninggalkan OpenAI. Ia akan tetap berada di perusahaan untuk sementara waktu guna membantu tim bisnis dan memastikan kelancaran transisi. 

“Tidak ada yang bekerja lebih keras daripada tim ini. Saya sangat berterima kasih kepada kalian semua," tulis Dresser. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA