Pengumuman itu menandai rampungnya tahap kedua investasi sebesar 22,5 miliar Dolar AS. Sebelumnya, SoftBank telah mengumumkan rencana investasi total hingga 40 miliar Dolar AS ke OpenAI sejak April 2025.
Secara keseluruhan, nilai investasi SoftBank di OpenAI kini mencapai 41 miliar Dolar AS, yang terdiri dari 30 miliar Dolar AS dari Vision Fund milik SoftBank serta 11 miliar Dolar AS dari investor pihak ketiga. Dengan struktur tersebut, SoftBank resmi menjadi salah satu pemegang saham terbesar OpenAI.
Pendiri SoftBank, Masayoshi Son, menegaskan keyakinannya terhadap masa depan kecerdasan buatan, khususnya Artificial General Intelligence (AGI).
“Kami sangat sejalan dengan visi OpenAI untuk memastikan AGI bermanfaat bagi seluruh umat manusia,” ujar Son dalam pernyataannya, dikutip dari Japan Times, Kamis 1 Januari 2026.
AGI merujuk pada tahap lanjutan kecerdasan buatan yang secara teori mampu melampaui kemampuan manusia dalam berbagai tugas intelektual. Son menilai teknologi ini sebagai terobosan besar yang berpotensi mengubah kehidupan manusia secara luas.
Dari pihak OpenAI, CEO Sam Altman menyambut positif dukungan SoftBank.
“Kepemimpinan dan skala global mereka membantu kami bergerak lebih cepat dan menghadirkan kecerdasan canggih ke dunia,” kata Altman, seraya menyebut SoftBank sebagai investor yang sejak lama melihat potensi besar AI.
Selain OpenAI, SoftBank juga terlibat dalam proyek infrastruktur AI raksasa Stargate senilai 500 miliar Dolar AS bersama OpenAI dan Oracle di Amerika Serikat.
Tak hanya itu, SoftBank baru-baru ini mengakuisisi perusahaan investasi pusat data AS DigitalBridge senilai sekitar 4 miliar Dolar AS, memperkuat posisinya dalam ekosistem AI global.
BERITA TERKAIT: