Indeks STOXX 600 terkoreksi 0,37 persen ke posisi 606,58. Pelemahan ini dipicu oleh memudarnya harapan perdamaian antara AS dan Iran yang mengganggu jalur energi Selat Hormuz, serta sikap waspada pasar menjelang keputusan suku bunga dari ECB dan Bank of England pekan ini.
Di tingkat regional, indeks DAX Jerman mencatat tren negatif tujuh sesi berturut-turut dengan penurunan 0,27 persen menjadi 24.018,26. CAC 40 Prancis melemah 0,46 persen menjadi 8.104,09, dan FTSE 100 Inggris justru naik tipis 0,11 persen.
Sektor teknologi menjadi beban utama dengan kemerosotan 1,9 persen akibat keraguan investor terhadap dampak nyata tren kecerdasan buatan bagi ekonomi.
Sektor perbankan yang melesat 1,3 persen serta sektor energi yang naik 0,6 persen—didorong oleh melampauinya target laba BP—menjadi penahan kejatuhan indeks yang lebih dalam.
Di sisi emiten individu, saham Qiagen anjlok 10,8 persen setelah memangkas proyeksi laba, sedangkan Norwegian Air melonjak 5,9 persen berkat kinerja operasional yang lebih baik dari ekspektasi.
Kini fokus pelaku pasar tertuju pada pernyataan bank sentral terkait prospek inflasi. Analis memperingatkan bahwa jika lonjakan biaya energi memicu sinyal kenaikan suku bunga lebih lanjut, pasar berisiko menghadapi tekanan jual lanjutan yang signifikan.
BERITA TERKAIT: