Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 10 Juni 2026, 07:39 WIB
Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS
Ilustrasi (Artificial Inteligence)
rmol news logo Harga emas dan perak kompak melemah pada akhir perdagangan Selasa 9 Juni 2026 seiring meningkatnya kehati-hatian investor menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan pada Rabu.

Harga emas turun ke level 4.300 Dolar AS per ons, sementara perak merosot ke 66 Dolar AS per ons, keduanya kembali ke posisi terendah sejak Desember 2025.

Pelaku pasar memperkirakan inflasi AS naik menjadi 4,2 persen pada Mei, level tertinggi dalam hampir tiga tahun, terutama didorong oleh kenaikan harga energi. Ekspektasi tersebut muncul setelah data ketenagakerjaan AS pekan lalu menunjukkan ekonomi menciptakan 172.000 lapangan kerja baru pada Mei, jauh melampaui perkiraan pasar.

Kombinasi inflasi yang berpotensi lebih tinggi dan pasar tenaga kerja yang masih kuat membuat investor yakin bahwa Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini. Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Desember mencapai sekitar 70 persen. []
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA