Sekretaris Federasi Asosiasi Petani Sayuran, Tan Chee Kiong, mengatakan harga sayur diperkirakan akan tetap rendah dalam beberapa pekan ke depan.
"Sayuran akan tumbuh lebih cepat karena sekarang ada lebih banyak sinar matahari, tetapi karena surplus sayuran, harganya akan turun," kata Tan, seperti dikutip dari
Malay Mail, Jumat 28 Februari 2025.
“Saat ini pun harga sayur-sayuran masih rendah karena kelebihan pasokan,” ujarnya, seraya menjelaskan bahwa surplus sayur-sayuran terjadi karena pasar ditutup beberapa hari saat perayaan Tahun Baru Imlek.
“Hanya harga pare saja yang cukup bagus, tetapi orang Melayu jarang memanfaatkannya pada musim perayaan," lanjut Tan.
Meskipun permintaan sayuran berdaun seperti sawi, bayam, dan kangkung rendah selama Ramadan, Tan mencatat peningkatan permintaan mentimun, kacang panjang, terong, dan cabai menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Malaysia diperkirakan akan memulai hari pertama Ramadan pada Sabtu, 1 Maret 2025, sementara Hari Raya Idul Fitri diperkirakan jatuh pada tanggal 31 Maret.
BERITA TERKAIT: