Jet Tempur Phantom F-4 Yunani Jatuh Saat Air Show, Dua Pilot Tewas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Minggu, 06 September 2026, 10:50 WIB
Jet Tempur Phantom F-4 Yunani Jatuh Saat Air Show, Dua Pilot Tewas
Tragedi jatuhnya jet tempur Phantom F-4 milik Angkatan Udara Yunani (Foto: X)
Kecil Besar
rmol news logo Tragedi terjadi dalam ajang Athens Flying Week di Pangkalan Udara Tanagra, sekitar 60 kilometer sebelah utara Athena, Yunani, Sabtu waktu setempat, 6 September 2026. 

Jet tempur Phantom F-4 milik Angkatan Udara Yunani jatuh saat melakukan manuver di ketinggian rendah dan menewaskan dua pilot di dalamnya.

Pesawat tempur bermesin ganda dan berawak dua orang itu jatuh di tengah pertunjukan yang disaksikan ribuan penonton. 

Benturan pesawat memicu kobaran api dan kepulan asap hitam tebal, sementara tidak ada penonton yang dilaporkan terluka dalam insiden tersebut.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menyampaikan duka mendalam atas gugurnya kedua pilot. 

“Rasa duka cita sangat terasa, dan kami turut berduka cita kepada keluarga kedua pilot yang telah gugur,” kata Mitsotakis.

“Ini adalah pengingat akan bahaya sehari-hari yang dihadapi oleh para penerbang Yunani, yang selalu siaga untuk melindungi langit Yunani,” lanjutnya.

Petugas Angkatan Udara Yunani menemukan jasad kedua pilot dalam operasi pencarian dan penyelamatan yang sempat terkendala kobaran api di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. 

Sebanyak 85 petugas pemadam kebakaran dibantu 11 pesawat dan helikopter dikerahkan untuk menjinakkan api.

Tragedi tersebut membuat penyelenggara membatalkan seluruh agenda pertunjukan yang tersisa sepanjang akhir pekan. 

Kebakaran di sekitar pangkalan juga memicu perintah evakuasi bagi warga di wilayah sekitar lokasi kejadian.

Menteri Pertahanan Siprus Vasilis Palmas turut menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah Yunani. 

“Dengan kesedihan mendalam saya mengetahui kabar kematian dua perwira Angkatan Udara Yunani, yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tragis yang terjadi selama pertunjukan udara di Pangkalan Udara Tanagra," tulis Palmas dalam unggahan daring. 

Angkatan Udara Yunani kemudian menetapkan tiga hari masa berkabung atas gugurnya dua pilot tersebut.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA