Pantauan
RMOL sekitar pukul 14.30 WIB, terlihat banyak penumpang mengantre di sejumlah loket layanan maskapai untuk mendapatkan kepastian keberangkatan maupun mencari alternatif penerbangan.
Salah seorang penumpang asal Italia, Nicola Paggi mengaku belum mendapat kepastian kapan dirinya dapat melanjutkan perjalanan menuju Roma.
"Maklumat pertama, penerbangan saya akan ditutup pada pukul 9 malam ini. Tapi maklumat terkini adalah semua penerbangan akan ditutup hingga hari ini dan besok. Jadi saat ini kami tidak memiliki informasi kami akan terbang, dan kemudian situasi akan berubah," kata Nicola saat ditemui
RMOL di Terminal 3 Internasional Bandara Soetta.
Nicola mengaku masih berupaya mencari solusi agar dapat kembali ke Eropa secepatnya. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mengubah rute penerbangan dan mencari koneksi lain menuju Eropa.
"Sekarang kami mencoba untuk memahami apakah masuk akal untuk mengubah rute dan terbang kembali. Jika tidak, kami harus menunggu di sini," ujarnya.
Terkait kompensasi, Nicola mengaku belum mengetahui kepastian mekanisme yang akan diberikan kepada penumpang terdampak.
"Saya rasa ini bergantung pada perusahaan yang telah mengantar penerbangan dan kami baru saja tiba di lapangan terbang untuk memahami bagaimana kami akan mencari solusi untuk kembali ke Eropa," katanya.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan operasional Bandara Internasional Soetta terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Berdasarkan NOTAM A3341/26, Bandara Soetta ditutup sementara mulai pukul 01.30 hingga 09.30 WIB. Penutupan dilakukan setelah hasil paper test menunjukkan positif adanya sebaran abu vulkanik.
Hasil paper test terbaru dari Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta pada pukul 06.05 hingga 06.35 WIB juga menunjukkan indikasi sebaran abu vulkanik di area bandara sehingga waktu penutupan diperpanjang.
Ditjen Perhubungan Udara mencatat sebanyak 209 pergerakan penerbangan terdampak selama periode penutupan tersebut. Total penumpang terdampak mencapai 22.798 orang.
Pada penerbangan internasional tercatat 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penjadwalan kembali untuk sejumlah rute, di antaranya Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, Amsterdam, dan Kuala Lumpur.
Sementara itu, penumpang di Terminal 3 Internasional masih menunggu kepastian dari maskapai masing-masing terkait penerbangan mereka.
Pemerintah mengimbau calon penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Soetta untuk memantau informasi terbaru dari maskapai dan tidak datang ke bandara terlebih dahulu sebelum memperoleh kepastian mengenai status penerbangannya.
BERITA TERKAIT: