Prabowo Absen Sembilan Mantan Kapolri, Menjabat Paling Lama Empat Tahun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Rabu, 01 Juli 2026, 14:41 WIB
Prabowo Absen Sembilan Mantan Kapolri, Menjabat Paling Lama Empat Tahun
Mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri memberikan salam hormat saat diabsen Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto menyapa langsung sembilan mantan Kapolri yang hadir dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Rabu, 1 Juli 2026.

Para mantan Kapolri diabsen oleh Presiden lengkap dengan masa jabatannya di hadapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Mereka adalah Rusmanhadi yang menjabat pada periode 1998-2000, Suroyo Bimantoro (2000-2001), Da'i Bachtiar (2001-2005), Sutanto (2005-2008), Bambang Hendarso Danuri (2008-2010), Timur Pradopo (2010-2013), Sutarman (2013-2015), Badrodin Haiti (2015-2016), serta Tito Karnavian (2016-2019).

Dari seluruh nama yang disebutkan Prabowo, tidak ada satu pun yang menjabat lebih dari empat tahun. 

Masa jabatan Kapolri terlama di antara mereka yakni Da'i Bachtiar yang memimpin Korps Bhayangkara selama periode 2001-2005. Selebihnya, rata-rata memimpin Polri dalam rentang satu hingga tiga tahun.

Dalam amanatnya, Prabowo lebih dulu menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh anggota dan keluarga besar Polri yang bertugas di berbagai daerah.

"Atas nama pemerintah Republik Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia, saya ucapkan selamat Hari Bhayangkara Ke-80 kepada seluruh keluarga besar kepolisian RI di manapun saudara bertugas," ujar Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara tahun ini, "Polri untuk Masyarakat", harus menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. 

Menurutnya, tema tersebut bukan sekadar slogan seremonial, melainkan arah pengabdian yang harus terus dijaga seluruh insan Bhayangkara. 

"Ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara. Polri hadir untuk rakyat, Polri bekerja untuk rakyat, Polri harus melindungi rakyat, Polri mengabdi kepada bangsa dan negara," tegasnya.

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 turut dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Sinta Nuriyah Wahid, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko PMK Pratikno, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Menko Polkam Djamari Chaniago.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA