Peristiwa ini terjadi di wilayah hukum Polsek Lumban Julu, meliputi Kecamatan Lumban Julu dan Bonatualunasi. Hembusan angin kencang membuat asbes dan genteng beterbangan, memporak-porandakan bangunan warga.
Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga melalui Kapolsek Lumban Julu AKP Rudy E Sitohang, yang disampaikan Plt Kasi Humas Ipda Khairuddin, membenarkan kejadian tersebut.
“Kerusakan didominasi pada atap rumah. Tidak ada korban jiwa,” kata Khairuddin dikutip dari
RMOLSumut, Jumat 3 April 2026.
Dari hasil pendataan sementara, kerusakan terbanyak terjadi di Kecamatan Lumban Julu dengan 15 rumah terdampak, sementara 3 rumah lainnya berada di Kecamatan Bonatualunasi.
Polisi masih menghitung total kerugian akibat bencana ini. “Untuk kerugian material, masih dalam pendataan,” ujarnya.
Warga diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi masih berpotensi terjadi sepanjang awal hingga akhir April 2026.
BERITA TERKAIT: