Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Kamis, 09 April 2026, 23:24 WIB
Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru
Sejumlah kepala desa menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabopaten Toba, Sumatera Utara. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Kementerian Pariwisata diminta tidak memperpanjang jabatan Direktur Utama Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (Dirut BPODT) Jimmy Bernado Panjaitan.

Usulan itu disuarakan sejumlah kepala desa yang mewakili masyarakat Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabopaten Toba, Sumatera Utara, Rabu 8 April 2026.

Jimmy Bernado Panjaitan dianggap gagal memimpin BPODT karena tidak mampu mewujudkan visi dan misi organisasi. Akibatnya potensi destinasi wisata Danau Toba tidak kunjung tergarap dengan baik.

Kepala Desa Pardomuan, Tamba Tua Sirait  mengatakan, masa jabatan Jimmy telah berakhir pada 25 Maret 2026, dan diharapkan tidak diperpanjang. 

"Kami minta  Kementerian Pariwisata memperhatikan aspirasi kami untuk  kemajuan pengelolaan Danau Toba," kata Tamba Tua Sirait dikutip dari RMOLSumut, Kamis 9 April 2026.

Menanggapi aspirasi warga, anggota DPRD Kabupaten Toba, Candrow Manurung, mendesak pihak BPODT segera memperbaiki hubungan dengan masyarakat dan memberdayakan pelaku budaya yang ada di Danau Toba, khususnya masyarakat sekitar Kaldera (Kecamatan Ajibata).

"Terkait kinerja dari BPODT akan saya sampaikan kepada pimpinan, demikian juga usulan masyarakat agar Jimmy tidak lagi menjabat Dirut dua periode," kata Candrow Manurung.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA