Penangkapan tersebut terjadi di tengah eskalasi aksi unjuk rasa yang tengah digelar oleh sejumlah elemen mahasiswa di kawasan Bundaran HI. Dua pria berbaju kaos hitam tersebut diduga kuat merupakan bagian dari kelompok perusuh yang sengaja ingin menunggangi aksi damai para mahasiswa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pihak kepolisian telah memetakan adanya pergerakan kelompok luar yang berniat memicu kericuhan di tengah massa aksi.
"Satgas Gakkum Polda Metro Jaya sudah mengidentifikasi beberapa kelompok orang yang akan bergabung dengan kelompok aksi mahasiswa, dan ini membawa molotov. Saat ini sudah diamankan dua orang oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujar Budi kepada wartawan.
Kedua pelaku diringkus petugas di sekitar wilayah Bendungan Hilir pada pukul 15.30 WIB. Saat ini, keduanya telah dibawa ke markas Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif serta jaringan di belakang mereka.
Budi memastikan bahwa kedua orang yang ditangkap tersebut sama sekali tidak memiliki kaitan dengan elemen mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasinya. Polisi berjanji akan menindak tegas setiap upaya provokasi yang dapat merugikan gerakan mahasiswa.
"Polda Metro Jaya melalui Satgas Gakkum akan melakukan tindakan tegas bagi kelompok-kelompok yang mencoba merusak penyampaian aspirasi adik-adik mahasiswa di muka umum. Jadi, mereka ini di luar dari kelompok mahasiswa. Saat ini masih dilakukan pendalaman," pungkas Budi.
BERITA TERKAIT: