“Pada situasi pandemi ini, polisi yang paling pintar ya Bhabinkamtibmas. Mereka bisa menjadi guru, bisa menjadi ustaz, teman curhat dan sebagainya,†kata Listyo saat meluncurkan aplikasi Binmas Online System (BOS) di Gedung PTIK Polri, Jakarta Selatan, Rabu (5/5).
Peluncuran aplikasi ini merupakan komitmen dan pemantapan program pemolisian yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) Kapolri.
Aplikasi BOS itu sendiri berada di bawah jajaran Korps Bina Masyarakat (Korbinmas) Baharkam Polri. Program tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk internal Polri maupun eksternal atau masyarakat umum.
“Melalui aplikasi ini, maka Bhabinkamtibmas bisa membantu informasi awal kepada masyarakat dalam mendapatkan info dan
sharing,†ungkap Listyo.
Mantan Kabareskrim ini menjelaskan, pemanfaatan aplikasi BOS di internal di antaranya untuk membuat laporan terkait dengan kegiatan-kegiatan Bhabinkamtibmas yang merupakan garda terdepan kepolisian di lini masyarakat.
“Sehingga seluruh informasi yang ada ini bisa terlapor ke pusat dan kemudian disatukan dalam 1 sistem
Big Data,†ujar Listyo.
Aplikasi BOS ini juga memperkuat pemolisian Presisi terkait dengan Prediktif.
Pasalnya, hal itu bisa memanfaatkan Artificial Intelligence sehingga bisa mencegah atau mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Tentunya kami harapkan bisa semakin mendukung dalam upaya melaksanakan program pemolisian yang Prediktif,†ucap mantan Kabareskrim tersebut.
Dengan diluncurkannya aplikasi ini, Listyo menyebut, kedepan bakal melakukan integrasi dengan Kementerian/Lembaga Negara lainnya sehingga tercipta pelayanan yang berintegrasi.
“Tentunya ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan tanpa perlu repot-repot hadir ke kantor polisi. Walaupun kami perintahkan ke seluruh anggota tetep turun ke masyarakat untukterus berikan pelayanan terbaik,†ujar Listyo.
BERITA TERKAIT: