Belum Stabil, BKP Kementan Perpanjang Operasi Pasar Bawang

Kamis, 18 April 2019, 02:06 WIB | Laporan: Elitha Tarigan

Opreasi pasar bawang/Kementan

Dinilai belum menunjukkan penurunan harga signifikan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian memperpanjang masa operasi pasar bawang merah dan bawang putih.

"Jika setelah dilakukan OP belum ada penurunan harga maka kami akan menambah waktu pelaksanaan OP bawang merah dan bawang putih," ujar Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi, Rabu (17/4).

Dia menjelaskan, OP bawang merah dan bawang putih telah dilakukan selama lima hari yakni 12-16 April di 46 pasar di Jakarta. Namun ternyata penurunan harga belum dianggap signifikan karena harga bawang merah eceran masih berkisar di angka Rp 43.800 per kilogram.

Dari survei BKP diketahui di sejumlah pasar di Jakarta harga bawang merah tertinggi Rp 55.000 per kilogram dan terendah Rp 32.000 per kilogram. Sementara untuk harga bawang putih Rp 60.000 per kilogram dan terendah Rp 30.000 per kilogram. Jadi, harga rata-rata untuk komoditi ini berkisar di angka Rp 41.700 per kilogram.

Selama OP Kementan telah menggelontorkan 10 ton bawang merah dan 10 ton bawang putih dengan harga masing-masing Rp 20.000 ribu per kilogram dan Rp 22.000 per kilogram.

"OP dilakukan di pasar tradisional yang menjual bawang bawang merah dan bawang putih antara Rp 45.000 sampai Rp 55.000 per kilogram," jelas Agung.

Selain 46 lokasi, OP bawang juga akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB secara serentak di Pasar Mayestik, Kelapa Gading, Pondok Labu, Cijantung, Kramat Jati, Cipete Utara, Kebayoran Lama, Jatinegara, dan Lenteng Agung pada 18, 20, 21 April.

"Melalui OP yang terus kami lakukan diharapkan bisa menstabilkan harga bawang merah dan bawang putih," pungkas Agung.
Editor:

Kolom Komentar


loading