Sesjen MPR Ingin Protokoler Lembaga Negara Dan Kementerian Bersinergi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 15 November 2018, 22:51 WIB
Sesjen MPR Ingin Protokoler Lembaga Negara Dan Kementerian Bersinergi
Ma’ruf Cahyono/Net
rmol news logo Sebanyak 125 protokoler dari berbagai lembaga negara, kementerian, instansi non-kementerian, dan pemerintah daerah berkumpul di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Kamis (15/11).

Mereka datang untuk ikut serta dalam “Forum Koordinasi Protokoler Tahun 2018” yang digelar hingga besok, Jumat (16/11),

“Selamat datang,” sambut Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono dalam keterangan tertulisnya.

Ma’ruf menjelaskan bahwa protokoler kerap digambarkan sebagai insan-insan yang serba tahu. Sehingga saat ditanya apa saja bisa menjawab.

“Artinya, mereka adalah sosok yang sangat luar biasa”, ucapnya.

Koordinasi protokoler, sambungnya, dimaksudkan untuk membuat para protokoler saling bersinergi. Selain itu, dia berharap terjadi tukar pikiran mengenai keprotokolan.

“Ada aturan umum mengenai keprotokolan, tapi masing-masing lembaga memiliki keprotokolan tersendiri dengan karakteristik yang ada. Di sinilah perlu ada sharing sebab ada aturan keprotokolan yang belum dipahami pihak yang lain,” urainya.

Dia kemudian mencontohkan posisi keprotokoleran MPR sebelum era reformasi. Saat itu, MPR merupakan lembaga tertinggi. Sebagai lembaga tertinggi maka segala hal yang terkait MPR selalu ditempatkan nomor satu, mulai dari posisi duduk hingga nomer surat.

Hal inilah yang menurutnya bisa menjadi bahan diskusi dalam forum tersebut untuk membahas keprotokolan antarlembaga negara selepas reformasi.

“Sebab MPR sekarang menjadi lembaga setara dengan lainnya”, ungkapnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA