Presiden KSPSI Benarkan Jumhur Hidayat Bakal Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Senin, 27 April 2026, 12:27 WIB
Presiden KSPSI Benarkan Jumhur Hidayat Bakal Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
rmol news logo Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengonfirmasi bahwa Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat akan dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup pada Senin sore, 27 April 2026.

“Betul. Jam 15.00 (WIB)," ungkap Andi Gani dalam pesan elektronik kepada RMOL

Ketika dikonfirmasi apakah jabatan yang akan diemban Jumhur adalah Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq, Andi Gani kembali membenarkan. 

“Betul (Menteri Lingkungan Hidup),” kata dia.

Nama Jumhur sendiri bukan sosok baru dalam dinamika sosial-politik nasional. Lahir di Bandung pada Februari 1968, ia dikenal sebagai aktivis mahasiswa yang vokal sejak era Orde Baru dan sempat merasakan penjara akibat aktivitas demonstrasi pada 1989.

Selepas itu, ia terus melanjutkan kiprah dalam gerakan sosial dan perburuhan, termasuk memimpin organisasi buruh terbesar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) serta pernah menjabat sebagai Kepala BNP2TKI. 

Pengalaman panjang tersebut membentuk reputasinya sebagai figur yang konsisten memperjuangkan hak-hak pekerja dan keadilan sosial.

Selain Jumhur, Presiden Prabowo Prabowo juga dilaporkan akan melantik sejumlah pejabat lain. 

Di antaranya Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) saat ini Muhammad Qodari yang akan dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI).

Kemudian kursi Kepala KSP dikabarkan akan diisi oleh Penasihat Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional Jenderal Dudung Abdurachman.

Adapun nama mantan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI)/Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding disebut akan menjabat Kepala Badan Karantina Nasional.

Selain itu mantan Kepala PCO Hasan Nasbi diisukan mengisi posisi sebagai Utusan Khusus Presiden bidang komunikasi. 

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Istana belum memberikan keterangan resmi terkait susunan final pejabat yang akan dilantik.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA