Ketua Umum Segara, Rustam Efendi mengatakan, sebagai pilar utama penggerak roda ekonomi, buruh berhak atas keadilan dan kepastian hidup.
"Tanpa buruh yang kuat, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi slogan," kata Rustam melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 28 April 2026.
Pada May Day 2026, pekerja Segara menyuarakan empat tuntutan kepada pemerintah.
1. Upah Layak Berkeadilan dan Penataan Sistem Alih Daya
Segara mendesak pemerintah menetapkan formula upah nasional yang merefleksikan kebutuhan hidup layak riil. Praktik
outsourcing yang melanggar norma hukum harus ditertibkan total.
2. Jaminan Sosial Semesta Tanpa Kecuali
Seluruh pekerja, termasuk buruh informal, migran, dan pekerja platform digital, wajib tercakup dalam sistem Jaminan Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Pensiun yang kuat.
3. Revolusi Keterampilan Menghadapi Disrupsi Teknologi
Segara menuntut revitalisasi Balai Latihan Kerja dan program
re-skilling/up-skilling masif yang
link and match dengan industri, agar buruh tidak tergilas otomasi dan AI.
4. Jamin Kebebasan Berserikat dan Hentikan Kriminalisasi
Aktivis buruh bukan musuh negara. Segara meminta jaminan hukum penuh bagi kebebasan berserikat dan menyampaikan pendapat sesuai UUD 1945.
BERITA TERKAIT: