Begitu kata Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Tugiyana dalam acara penutupan kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode pendidikan kebangsaan atau bela negara yang digelar Resimen Mahasiswa Sumatera Utara (Mahatara) di Hotel Prime Plaza Kualanamu, Medan, Minggu (22/4).
“Sebagai generasi muda penerima estafet kepemimpinan masa depan diberi bekal berupa pengetahuan tentang nilai-nilai Empat Pilar,†kata Tugiyana.
Nilai-nilai Empat Pilar mempunyai peran penting dalam kehidupan berbangsa. Tugiyana berharap, pengetahuan yang diperoleh peserta dalam sosialisasi ini bisa ditularkan di kampus masing-masing, masyarakat sekitarnya, dan keluarga.
Para mahasiswa mengaku memperoleh banyak manfaat selama mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) bernama Agus (mahasiswa USU) mengaku menemukan banyak hal baru yang belum pernah diperoleh selama mengikuti sosialisasi yang dihadiri 100 anggota Menwa se-Sumatera Utara (Sumut) itu.
Hal yang paling berkesan, tambah Agus, peserta bisa berdiskusi dengan para narasumber yang selama ini hanya bisa mereka saksikan di layar televisi.
Selain itu, menurut Agus, sosialisasi ini telah mempersatukan antarkesatuan Menwa di Sumatera Utara yang selama ini belum pernah terjadi.
“Sosialisasi ini menghapus gap antarkesatuan Menwa Sumatera Utara,†kata Agus saat menyampaikan kesan dan pesannya.
[ian]
BERITA TERKAIT: