Dikunjungi Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Rabu, 15 April 2026, 11:52 WIB
Dikunjungi Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno (Foto: RMOL/Faisal Aristama)
rmol news logo Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menerima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab di kantor MPR RI, Rabu, 15 April 2026.

Pertemuan tersebut dilalukan dalam rangka mempererat hubungan bilateral sekaligus menindaklanjuti kerja sama strategis antara kedua negara.

Eddy menjelaskan, kunjungan ini merupakan kelanjutan dari lawatan sebelumnya ke UEA pada Januari 2026 lalu. 

Dalam kunjungan tersebut, Eddy bersama delegasi Indonesia, termasuk Menko Pangan Zulkifli Hasan, bertemu dengan Menteri Energi UEA, Suhail Al Mazrouei, yang juga bertindak sebagai utusan khusus pemerintah UEA untuk Indonesia.

“Pertemuan ini menindaklanjuti berbagai pembahasan kerja sama ekonomi, termasuk pengembangan energi terbarukan antara Indonesia dan UEA,” ujar Eddy kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Salah satu bentuk konkret kerja sama tersebut adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Cirata berkapasitas 145 MW yang digarap oleh perusahaan energi asal UEA, Masdar. 

Proyek ini direncanakan akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen kedua negara dalam transisi energi bersih.

Selain itu, Eddy menekankan bahwa tahun ini menjadi momentum penting karena menandai 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan UEA. 

Eddy berharap peringatan ini dapat mendorong peningkatan berbagai inisiatif kerja sama, khususnya di bidang ekonomi dan investasi.

“Ini adalah tahun bersejarah bagi kedua negara. Kami berharap hubungan yang sudah erat ini dapat semakin ditingkatkan, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi bersama,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar UEA juga menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai inisiatif yang telah dijalin oleh kedua kepala negara, yakni Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat realisasi berbagai program kerja sama strategis yang telah disepakati, sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia,"UEA ke depan. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA