Tarian ini merupakan tarian adat Ternate dalam menyambut tamu kehormatan yang pertama kali menjejakkan kakinya di Ternate. Tarian ini dibawakan oleh tujuh orang penari laki-laki. Sementara dalam catatan sejarahn Soya-Soya adalah tari perang.
Usai disambut Tarian Soya-Soya, OSO kemudian digiring penari menuju ke kursi yang beralaskan kain putih. Ketua DPD RI itu kemudian dipersilakan duduk di kursi untuk mengikuti ritual Jokokaha atau jejak tanah. Empat perempuan Ternate berpakaian adat memandu acara ini.
Ritual ada penyambutan itu diakhiri pembacaan rorosa atau doa yang dipimpin oleh tokoh adat Ternate, Supriyadi.
Usai mengikuti ritual penyambutan itu, maka OSO secara resmi bisa memulai kunjungan dua harinya di Ternate.
Kunjungan kerja itu diawali dengan menghadiri perayaan Natal di Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH), Jemaat Ebeen Haezer di Jalan Arnold Monotutu Kota Ternate, malam hari itu juga.
Sementara hari ini, Rabu (27/12), ketua umum Hanura itu dijadualkan akan mengunjungi beberapa pasar dan bertatap muka dengan para pedang di sana.
[ian]
BERITA TERKAIT: