Anggota MPR, Anton S. Suratto menilai pagelaran wayang golek ini merupakan seni budaya Indonesia yang harus dilestarikan.
Di samping itu kebudayaan sejalan dengan sosialisasi empat pilar MPR yang didalamnya memuat Pancasila sebagai dasar ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.
Dikesempatan yang sama Kepala Biro Administrasi dan Pengawasan Sekretariat Jendral MPR RI, Suryani menilai pemanfaatan seni budaya sebagai media dalam Sosialisasi Empat Pilar merupakan sarana efektif yang bisa diterima langsung kehidupan masyarakat kota maupun desa.
Lebih lanjut Suryani menjelaskan, wayang golek memiliki banyak peminat fanatik sehingga pesan-pesan sosial bisa disisipkan dalam lakon yang ditampilkan.
"Apresiasi disampaikan dalam bentuk konkrit. Tahun ini, untuk pertama kalinya wayang golek ditampilkan di Kecamatan Cariu, kerjasama antara Sekjen MPR RI dan pemerintah kabupaten Bogor," kata Suryani.
Selain Anton dan Suryani acara sosialisasi empat pilar ini juga dihadri Ketua, Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf dari fraksi Demokrat, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanagara, Kepala Bagian Pengawasan Sekretariat Jenderal MPR Rharas Esthining Palupi dan Camat Cariu Didin Wahidin.
[nes]
BERITA TERKAIT: