Demikian diungkapkan Oso sapaan akrab pria yang juga menjabat Ketua DPD RI itu di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (23/9). Oso memberikan materi Sosialisasi Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika).
Oso dalam sosialisasi tersebut memuji Pancasila sebab dalam nilai-nilai Pancasila tidak melihat asal usul, warna kulit, dan perbedaan lainnya.
"Saya orang Minang namun bisa tinggal di Kalimantan Barat dan Jakarta," ujarnya. "Di Jakarta pun banyak orang Minang," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Oso mengajak kepada para mahasiswa untuk berpikir maju dan terbuka. Sebagai mahasiswa Islam yang kuliah di kampus UIN, dirinya memuji keistimewaannya.
"Dulu belajar Islam di kampung-kampung sekarang belajar Islam di kampus semegah ini," paparnya.
Untuk bisa berpikir maju maka Oso berpesan kepada rektor kampus itu agar jangan melarang kreatifitas mahasiswa.
"Agar mahasiswa mampu membangun bangsa sesuai dengan inspirasinya. Sebab perguruan tinggi ikut mencerdaskan bangsa," tambahnya.
Dalam sosialisasi tersebut ikut hadir Anggota MPR dari Fraksi PKS, T.B Soemandjaja, dan Anggota MPR dari Kelompok DPD, Eni Sumarni.
Dalam pemaparan, Soemandjaja membenarkan apa yang dikatakan Oso mengenai Pancasila.
"Benar Pancasila sudah final," ujarnya sambil menambahkan Pancasila tinggal internalisasi menjadi kepribadian dan implementasinya dalam keseharian.
[rus]
BERITA TERKAIT: