Peserta Aksi 212 Jangan Mau Diadu Domba

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 25 November 2016, 07:17 WIB
Peserta Aksi 212 Jangan Mau Diadu Domba
Hidayat Nur Wahid
rmol news logo . Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengaku sangat miris dengan meluasnya kabar bahwa Aksi Bela Islam III pada 2 Desember "Aksi 212" akan mengusung agenda lain selain tuntutan keadilan hukum atas kasus penista agama.

"Saya ingatkan bahwa sesuai janji ketua panitia demo Habib Rizieq bahwa aksi demo nanti adalah aksi super damai, tidak anarkis, harus sesuai aturan. Saya harap dan ingatkan tidak ada yang manas-manasi seperti akan membawa bambu runcing atau agenda lain selain menuntut keadilan kasus penista agama. Peserta aksi jangan mau diadu domba, jangan mau diprovokasi dengan hal-hal negatif seperti itu," tegas HNW disela-sela kunjungannya di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (24/11).

Diutarakan HNW, mengapa agenda utama menuntut keadilan soal kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok dan sekarang sudah ditetapkan menjadi tersangka menjadi begitu menarik perhatian dan menimbulkan keheranan publik, sebab ada dugaan aroma ketidakadilan dan tebang pilih dalam kasus Ahok.

Banyak kasus, soal penistaan agama sebelum kasus Ahok muncul, hukum begitu tegas dengan memeriksa, menetapkan tersangka dan langsung dilakukan penahanan. Tapi, dalam kasus Ahok prosesnya terkesan lambat dan tidak seperti kasus-kasus lalu yang sama.

"Sebetulnya itulah masalahnya, jika tidak ada perbedaan perlakuan dalam penanganan kasus yang sama, selesai sudah rasa keadilan terpenuhi," tandas politisi senior PKS ini seperti dalam rilis Humas MPR.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan ada indikasi makar pada aksi bela Islam selanjutnya, setelah Ahok ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama "Al-Maidah 51". [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA