Demikian juga nasib yang menimpa Indonesia. Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Indonesia juga negara yang memiliki sumber daya alam sangat banyak. Nyatanya masyarakat Indonesia masih hidup dalam kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan, sehingga tertinggal jauh di belakang negara-negara lain. Termasuk negara-negara yang tidak memiliki sumber daya alam.
Pernyataan itu disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menyampaikan orientasi Ilmiah pada sidang terbuka Senat Sekolah Tinggi Agama Islam Sukabumi dalam acara Wisuda Sarjana Program Studi Pendidikan Agama Islam. Acara tersebut berlangsung di kampus Scapa Polri Sukabumi pada Sabtu (9/1). Pada kesempatan tersebut sebanyak 401 mahasiswa S1 diwisuda. Dengan begitu sejak berdirinya STAI Sukabumi telah mewisuda sarjana S1 hingga 16.313 mahasiswa.
Singapura, menurut Zulkifli dahulu kala merupakan negara yang sangat terbelakang. Bahkan ketika Kerajaan Sriwijaya sudah berhasil mengarungi samudra, Singapura belum berpenghuni. Akan tetapi, kini Singapura sudah berada jauh di depan Indonesia. Singapura sudah sangat maju baik ekonomi maupun teknologinya.
"Umat Islam Indonesia harus bersatu. Apapun mahzabnya mari kita tinggalkan pertikaian dan perbedaan. Waktunya kita menguasai ilmu pengetahuan agar kita dapat rebut teknoliogi," kata Zulkifli menambahkan seperti dalam rilis Humas MPR.
Penguasaan atas teknologi itu kata Zulkifli sangat penting. Terbukti banyak negara yang kaya sumber daya alam namun masyarakatnya tetap miskin, karena tidak menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu seluruh generasi muda Islam harus berusaha dengan sungguh-sungguh menguasai ilmu pengatahuan.
"Ada tiga hal yang harus dikuasai umat Islam, khususnya generasi muda. Yaitu ekonomi, teknologi dan kekuasaan. Kalau semua itu sudah dikuasai umat Islam niscaya kita akan makin maju dan disegani dunia. Percayalah Sunnatullah itu pasti akan terjadi. Umat Islam pasti akan jadi model bagi umat lainnya," tukas Zulkifli yang juga Ketum PAN ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: