Oesman Sapta bangga dengan Apersi, karena seperti yang dikatakan oleh Ketua Umum Apersi, Eddy Ganefo, bahwa setiap minggu Apersi membangun rumah untuk masyarakat tak mampu.
"Inilah yang saya sebut pejuang pengusaha dan pengusaha pejuang," kata Oesman saat membuka Rakernas XVII Apersi di Makassar, Sabtu (12/12).
Ia juga memuji Ketum Apersi, Eddy Ganefo, yang membawa paradigma baru, membangn kinerja berbasis "5 S", yaitu strategy, structure, skill, system dan speed-target.
Oso tidak datang sendiri ke Rakernas Apersi. Ia mengajak Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, untuk turut hadir. Padahal, Panglima sebelumnya sudah dijadwalkan menuju Jakarta setelah memberi ceramah dalam seminar Bela Negara di hadapan 2000-an anggota Resimen Mahasiwa.
"Sebetulnya, Pak Panglima sudah mau pulang, tapi saya bisikkan ada Rakernas Apersi. Lalu Panglima setuju. TNI juga perlu rumah. Jadi TNI, Polri, PNS semua perlu rumah agar rakyat sejahtera," ujarnya.
Karena itu, ia mengajak Apersi tetap menjadi pelopor dalam pengadaan rumah murah untuk rakyat.
"Kalau anda terus melakukan itu, anda pasti didukung semua aparat di Indonesia," ucap Oso.
Dalam sambutan sebelumnya, Ketum Apersi, Eddy Ganefo, mengatakan pengembang rumah yang bernaung di organisasinya mencapai 4 ribu pengusaha.
"90 persen mengembangkan rumah murah," ujarnya.
Dalam setahun, Apersi membangun rumah sebanyak 65 ribu hingga 100 ribu unit.
"Setiap minggu kami menyumbang rumah kepada masyarakat tak mampu," klaim Eddy.
[ald]
BERITA TERKAIT: