Nilai tukar rupiah terhadap dolar anjlok. Hal ini sangat berdampak luas pada bisnis. Sebagian besar rakyat terutama golongan menengah ke bawah melakukan penghematan besar-besaran yang sangat berdampak besar kepada bisnis secara keseluruhan.
Demikian curhat Ketua Umum Iwapi, Nita Yudi kepada Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di ruang kerja Ketua MPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6).
MenurutNita Yudi, kondisi perekonomian Indonesia saat ini sangat berat buat pengusaha Indonesia. Padahal, negara-negara ASEAN sedang maju, kondisi Indonesia malah down.
"Hal itu sangat mengkhawatirkan. Apalagi kita akan menghadapi MEA. Persaingan dan kompetisi dengan negara lain sangat berat. Hal ini sangat perlu dipikirkan secara serius," ujarnya.
Merespon hal tersebut, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa tak dapat dipungkiri keadaan ekonomi Indonesia memang sedang mengalami situasi yang berat.
"Di berbagai kesempatan termasuk kepada Presiden, saya mengatakan bahwa saat ini pasar tidak
confident. Investot tidak
confident. Dunia bisnis tidak ada kepastian, dunia bisnis tidak nyaman, tidak merasa
safe. Contohnya soal hukum. KPK dan Polri saja terus ada masalah. Kepada Presiden saya bilang, bapak panggil saja seperti Kadin, Hipmi semua pelaku bisnis itu tidak ada yang merasa nyaman," urai Zulhas, begitu ketua umum Partai Amanat Nasional itu disapa.
Saat ini, lanjut Zulkifli, harus ada aksi riil dan respon positif dari pemerintah. Wacana-wacana yang malah akan memperberat kondisi, menurut dia, sebisa mungkin dihindari seperti soal
reshuffle kabinet.
[wid]
BERITA TERKAIT: