Para petani dari Jambi, Riau, dan Lampung Utara itu akan tetap meneruskan aksinya sebelum Ketua DPR Marzuki Alie menepati janji untuk menegur pemerintah daerah.
"Kami minta salinan surat teguran Pak Marzuki itu. Kami minta surat itu diserahkan juga kepada kami," ujar Koordinator Umum Aksi dari Serikat Tani Nasional (STN) Pusat Binbin Firman Tresnadi (21/12).
Tadi siang Marzuki Alie menerima perwakilan para petani yang berdemo dengan menjahit mulut di depan gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. Marzuki berjanji akan melayangkan surat kepada bupati untuk menanyakan masalah yang dialami para petani itu.
Sementara, aksi jahit di depan gedung DPR/MPR sendiri sudah dilakukan para petani sejak beberapa hari lalu. Mereka, antara lain, meminta hak enclave 3.482 hektar tanah rakyat Mekar Jaya, Sorolangun dan 8.000 hektar tanah rakyat di Kunangan Jaya, Batanghari, Jambi.
[dem]
BERITA TERKAIT: