Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara menjelaskan jaringan Joker Malaysia ini telah mengirimkan sabu ke empat kota di Indonesia. Menurutnya, para pelaku diduga berperan sebagai penghubung antara bandar narkoba di Malaysia dengan jaringan pengedar di Indonesia.
Mendengar hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi pengungkapan tersebut. Ia menegaskan bahwa jaringan narkoba internasional harus terus diburu karena Indonesia semakin menjadi sasaran peredaran narkotika dari luar negeri.
“Saya apresiasi Polrestabes Makassar yang berhasil membongkar jaringan Joker Malaysia ini. Indonesia belakangan memang semakin sering menjadi sasaran jaringan narkoba dari luar negeri, baik melalui jalur laut, darat, maupun udara. Jadi pengawasan di semua pintu masuk harus diperketat dan bandar-bandar seperti ini harus terus diburu,” ujar Sahroni dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Ia turut meminta aparat memperkuat koordinasi dan pengawasan di seluruh jalur masuk Indonesia guna memutus jaringan narkoba internasional sejak dari hulunya.
“Pokoknya blokade total ancaman narkoba dari luar negeri, apapun jenisnya. Jangan sampai Indonesia jadi sasaran empuk atau bahkan sarang jaringan narkoba internasional. Kalau dibiarkan, peredarannya bisa masif dan yang paling hancur adalah generasi muda kita. Tangkap bandarnya, putus jaringannya, dan jangan kasih mereka ruang sedikit pun,” tandas Sahroni.
BERITA TERKAIT: