Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu malam, 9 September 2026.
Prabowo mengatakan dirinya dan SBY masuk Akmil pada angkatan yang sama. Namun, Prabowo lulus satu angkatan setelah SBY.
"Saya satu angkatan dengan Pak SBY di Akmil. Masuknya satu angkatan. Keluarnya angkatan di bawahnya," ujar Presiden.
Dia menyebut SBY sejak awal telah menunjukkan kualitas sebagai taruna terbaik, sementara dirinya masih harus banyak diperbaiki.
"Memang dari awal, sudah kelihatan bahwa Pak SBY memang taruna yang terbaik. Tapi Prabowo Subianto taruna yang bisa diperbaiki," ucap Prabowo.
Lebih lanjut Prabowo secara terbuka mengakui meniru perjalanan politik SBY. Keduanya sama-sama pensiun dari TNI, mendirikan partai, kemudian maju ke hadapan rakyat untuk memperoleh mandat.
"Saya kira Pak SBY memberi contoh, pensiun, keluar dari tentara, bikin partai, maju ke hadapan rakyat, mendapat mandat. Demikian juga saya. Kalau nyontek yang baik, boleh," ujar Prabowo.
Berbeda dengan SBY, Prabowo menyebut dirinya harus melalui empat kali kegagalan dalam kontestasi sebelum akhirnya mendapatkan kepercayaan rakyat.
"Saya juga bikin partai, maju ke rakyat, minta mandat. Empat kali tidak dikasih mandat, tapi akhirnya dikasih juga," ungkapnya.
BERITA TERKAIT: