Meski demikian beberapa ormas dan OKP telah menarik diri dan tidak ikut terlibat dalam aksi tersebut.
Salah satunya, Koordinator Nasional (Kornas) Pemuda Timur yang dengan tegas menyatakan tak terlibat dalam aksi tersebut.
Sekretaris Jenderal Kornas Pemuda Timur, Masnia Achmad mengatakan bahwa semua partisipan organisasi Indonesia timur dilarang terlibat dalam aksi tersebut.
“Semua kader, anggota dan partisipan dilarang terlibat berdasarkan maklumat bersama Ketua Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur sebagai sikap organisasi,” ujar Masnia kepada
RMOL di Jakarta.
Akademisi Universitas 17 Agustus itu menilai bahwa aksi ini tidak merepresentasikan aspirasi masyarakat Indonesia timur saat ini.
“Kami tidak terlibat karena tidak merepresentasikan aspirasi masyarakat kami, kasihan keluarga kami di NTT, buat bantuan negara hadir secara nyata. Jadi kami tidak bisa terlibat dalam aksi ini, kami masih fokus untuk persoalan masyarakat kami di Maluku, Maluku Utara NTT dan Papua,” tandasnya.
BERITA TERKAIT: