Bahlil mengatakan rangkap jabatan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menambah beban anggaran negara. Menurutnya, anggaran Menko Hilirisasi menggunakan anggaran Kementerian ESDM.
“Saya mengatakan bahwa dengan penambahan menko baru ini bukan berarti kita harus melakukan pemborosan. Saya enggak mau, saya tipe saya bukan seperti itu,” kata Bahlil di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, meski pengangkatannya sebagai Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi dituangkan dalam dua Keputusan Presiden (Keppres), hak gajinya tetap hanya satu.
“Gajinya juga satu aja. Sekalipun dua Keppres, gajinya satu aja,” tegasnya.
Bahlil juga mengatakan sejak menjadi menteri, dirinya menyisihkan gaji maupun dana operasional untuk membantu pihak-pihak yang membutuhkan.
“Secara kebetulan saya sejak menjadi menteri, insya Allah saya dari gaji saya maupun dari dana operasional saya selalu saya sisihkan semuanya untuk kepada saudara-saudara saya yang berhak untuk saya bantu,” ujarnya.

BERITA TERKAIT: