Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah, hal itu akan sejalan dengan rencana transformasi Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan usai bangunan Hotel Sultan yang akan dirobohkan guna dibangun kembali menjadi ikon atau kota baru Indonesia berstandar dunia.
“Jadi Otto Hasibuan harus merelakan, gitu. Secara ikhlas harus merelakan karena itu asetnya aset negara,” kata Trubus kepada wartawan, Selasa 23 Juni 2026.
Trubus menegaskan, bahwa kerelaaan Otto Hasibuan untuk melepas lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club agar menjadi ruang terbuka hijau atau RTH sejalan dengan semangat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Menurut saya, itu lebih baik, golf itu dijadikan RTH saja, gitu loh. Karena sekarang ini, Jakarta kesulitan mencari tempat untuk RTH,” imbuh dia.
Dengan demikian, tegas Trubus, nantinya pengambilalihan lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club menjadi ruang terbuka hijau atau RTH bisa menjadi entry point atau titik masuk penataan aset-aset negara yang dikuasai oleh swasta.
“Sejarahnya kan panjang tuh . Dan sekarang dengan adanya ini bisa menjadi entry point untuk penatalaksana aset-aset, aset-aset negara,” pungkas Trubus.
BERITA TERKAIT: