Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Senin, 03 Agustus 2026, 00:04 WIB
Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Hasil survei dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkait tingkat kepuasan publik atau approval rating terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto semakin turun hingga Juli 2026. 

Dari survei itu, sebanyak 51,1 persen responden menyatakan sangat/cukup puas terhadap kinerja Prabowo Subianto, 46,9 persen responden menyatakan kurang/tidak paus terhadap kinerja Prabowo Subianto, serta 2,1 persen lainnya memilih tidak tahu atau tidak menjawab dengan survei yang melibatkan 749 orang. 

Padahal sebelumnya pada November 2025 tingkat kepuasan publik masih berada di kisaran 81,2 persen. Beberapa faktor yang menyebabkan penurunan approval rating mulai dari kondisi ekonomi, politik, serta penegakan hukum berdasarkan persepsi publik. 
                                                                                                                                                                                                                                                                    Menanggapi dinamika tersebut, Direktur Eksekutif Laboratorium Politik (Labpolhum) MHZ Centre, Muhammad Haris Zulkarnain mendesak agar Presiden Prabowo Subianto segera mengevaluasi kinerja jajaran Kabinet Merah Putih. 

“Presiden perlu merombak jajaran kabinetnnya akibat kerja dan kinerja dari menteri dan wakil menteri yang stagnan, lebih banyak kontroversi dan sorotan negatif dibanding capaian yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Yang paling terasa tentunya di sektor ekonomi, penegakan hukum, politik, hingga lingkungan. Hal ini perlu segera dilakukan untuk menjawab keraguan masyarakat dan memberikan dampak di kehidupan masyarakat,” kata Haris dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 2 Agustus 2026. 

Ia menyarankan agar Presiden Prabowo Subianto dapat mencari figur profesional, baik berasal dari guru besar, pakar, praktisi, teknokrat yang ahli di bidangnya masing-masing untuk mengisi jabatan menteri dan wakil menteri sehingga dapat mendongkrak kerja dan kinerja Kabinet Merah Putih. 

“Kalaupun masih mau ambil figur dari partai politik, pilihlah figur yang memiliki keahlian yang mumpuni di bidangnya. Apalagi dengan jumlah Kabinet yang super-gemuk saat ini, tentu memerlukan operasional dan pembiayaan dari APBN yang cukup besar,” imbuhnya.

Lanjut dia, Presiden Prabowo tidak perlu khawatir jika kinerja Kabinet Merah Putih baik dan berdampak, maka respons publik pasti membaik. 

“Di era digitalisasi saat ini, tidak sulit untuk mengecek bagaimana tingkat kepercayaan dan respons publik karena dapat dilihat dari bagaimana interaksi publik di media sosial setiap harinya dalam menanggapi berbagai isu terkini,” pungkas Haris. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA