Berdasarkan tayangan video YouTube Sekretariat Presiden, tampak JK dan Solihin turun dari mobil hitam dan langsung disambut oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Di dalam Istana, Prabowo yang mengenakan baju safari berwarna krem menyambut hangat kedatangan JK. Keduanya terlihat bersalaman, selanjutnya JK memperkenalkan sang putra kepada Presiden.
Setelah itu, ketiganya duduk bersama untuk berdialog membahas sejumlah agenda strategis.
Usai pertemuan, JK mengungkapkan bahwa pembicaraan utama dengan Presiden Prabowo berkaitan dengan penguatan sektor energi nasional, termasuk percepatan pengembangan energi hijau sebagai fondasi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
"Saya dengan Solihin baru saja berbicara lama dengan Bapak Presiden dan didampingi juga oleh Pak Sesneg dengan Pak Seskab untuk meningkatkan kemampuan energi di Indonesia yang kita kenal itu swasembada badan energi," kata JK.
JK menyebut Indonesia siap mengembangkan kapasitas pembangkit energi, baik energi terbarukan maupun pembangkit lainnya, guna menopang target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
"Kita siap untuk, kita sudah membangun 1.500 mega PLTA ini kita siap membangun lagi 2.000 mega termasuk juga PLTG. Jadi karena kita melihat bahwa untuk pertumbuhan ke negara 5-6 persen sampai 8 persen, itu butuh energi luar biasa banyaknya," ujarnya.
Selain sektor energi dan investasi, JK mengatakan pertemuan tersebut juga membahas isu perdamaian dunia, termasuk dinamika konflik di sejumlah negara.
"Nah itu yang kita sampaikan, di samping juga bicarakan perdamaian apa yang terjadi di negara-negara kayak di Thailand dan di Afganistan. Itu yang kita bicarakan tadi juga seperti itu," kata JK.
BERITA TERKAIT: