Wakil Ketua DPR:

Ucapan Terima Kasih Prabowo ke PDIP dari Lubuk Hati Paling Dalam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Rabu, 20 Mei 2026, 16:30 WIB
Ucapan Terima Kasih Prabowo ke PDIP dari Lubuk Hati Paling Dalam
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)
rmol news logo Ucapan terima kasih Presiden Prabowo Subianto kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) langsung menuai spekulasi publik. 

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menilai bahwa ungkapan Kepala Negara itu merupakan ekspresi ketulusan. 

“Ya, yang disampaikan oleh Presiden tentunya kita tahu tadi, dan kalau kita lihat itu memang keluar dari lubuk hati yang paling dalam,” ujar Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. 

Selain itu, ia menyebut bahwa pujian Presiden Prabowo kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga merupakan ungkapan yang tulus. 

“Ucapan dan penghargaan kepada Ketua Umum PDIP Ibu Megawati dan kepada PDIP, itu adalah ungkapan yang tulus,” tuturnya. 

Menurut Dasco, sekalipun PDIP melontarkan kritik-kritik yang tajam, namun Presiden Prabowo menganggap itu sebagai sebuah dinamika yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi.

“Penghargaan terhadap apa yang kemudian disampaikan oleh Presiden untuk menghidupkan demokrasi. Dan kemudian kritik yang membangun yang selama ini juga dilakukan oleh teman-teman PDIP di parlemen, yang sudah berjalan selama pemerintahan Presiden Prabowo,” demikian Dasco.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada PDIP yang tetap memilih berada di luar pemerintahan. 

Menurut Prabowo, keputusan PDIP untuk menjadi oposisi merupakan bagian penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi dan fungsi pengawasan terhadap pemerintah.

"Saya hormati dan saya hargai itu. Demokrasi kita perlu check and balances. Saya paham dan saya mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah,” ujarnya saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 dalam rapat paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Prabowo mengaku secara pribadi sebenarnya lebih menyukai semangat gotong royong apabila seluruh partai dapat bersama-sama berada dalam pemerintahan.

Kendati demikian, ia menyadari bahwa pemerintahan tetap membutuhkan kritik dan pengawasan demi menjaga jalannya demokrasi.

"Memang maunya saya itu gotong royong. Kalau semua partai di pemerintah, alangkah manisnya. Alangkah manisnya untuk saya, tapi mungkin tidak baik. Setiap pemimpin harus mau dikritik. Setiap eksekutif harus diawasi. Terima kasih atas pengawasan Saudara,” kata dia. 

Prabowo juga mengaku kerap merenungkan kritik keras yang disampaikan kader-kader PDIP terhadap pemerintah. 

Namun seiring waktu, ia menyadari kritik tersebut memiliki dasar dan justru menjadi pengingat agar pemerintah tetap berada di jalur yang benar.

“Ada pepatah yang mengatakan kalau orang mengingatkan kita, walaupun kita tidak suka dikasih peringatan, tapi sebenarnya dia menyelamatkan kita," pungkasnya.rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA