Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, penindakan dilakukan setelah petugas menerima laporan masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.
Saat tim patroli tiba sekitar pukul 04.19 WIB, sejumlah pemuda terlihat berkumpul bersama beberapa sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan mengamankan lima pemuda beserta kendaraan mereka sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian wilayah untuk dilakukan pendataan lebih lanjut.
"Balap liar ini bukan hanya mengganggu warga, tetapi juga membahayakan pengguna jalan dan pelakunya sendiri. Karena itu patroli rutin terus kami tingkatkan, terutama pada jam-jam rawan menjelang pagi," kata Kombes Henik.
Menurutnya, patroli dini hari terus ditingkatkan guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya di titik-titik rawan tawuran dan balap liar di wilayah Jakarta Timur.
Dia menegaskan, patroli gabungan merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap aduan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas para pelaku balap liar.
Selain melakukan pembubaran, personel gabungan juga menyisir sejumlah kawasan yang dianggap rawan gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Timur.
Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas hingga dini hari.
Polri juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan, tawuran, maupun aksi balap liar melalui layanan Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti petugas.
BERITA TERKAIT: