"Buzzer, termul, berteriak, berkotek, menyalak berisik: P21. P21. P21.
Bahkan sebagian sudah menggelar pesta. Seolah itu akhir. Seolah itu vonis sebelum pengadilan berbicara," kata Dokter Tifa, dikutip dari akun Facebook pribadinya, Sabtu 7 Juni 2026.
Meski begitu, Dokter Tifa mengatakan bahwa apabila benar sudah P21, maka hal itu justru permulaan dari ujian yang sesungguhnya.
Apalagi Dokter Tifa mengaku masih menjalani kewajiban wajib lapor Polda Metro Jaya selama tujuh bulan terakhir karena berstatus tahanan kota.
"Setiap minggu di sela-sela kesibukan bersiap ujian S3, aku hadir tak pernah mangkir," kata Dokter Tifa.
Menurut Dokter Tifa, jika hal itu jalan menuju pengadilan, maka biarlah pengadilan menjadi tempat di mana semuanya dibuka tanpa
framing, tanpa manipulasi, tanpa narasi yang dipelintir.
"Aku tidak takut pada proses. Aku hanya takut jika kebenaran dibungkam," pungkas Dokter Tifa.
BERITA TERKAIT: