Arahan tersebut disampaikan Wakil Menteri ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, saat meninjau langsung pelayanan di Kantor Pertanahan Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
“Usahakan saat masyarakat atau pemohon datang, kita hindari penumpukan. Jangan membuat masyarakat menunggu lama. Kita ingin pelayanan pertanahan semakin memudahkan,” ujar Ossy dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 25 April 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Ossy menegaskan bahwa pelayanan merupakan fondasi utama (core business) ATR/BPN, sebagaimana kerap ditekankan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid.
Karena itu, perbaikan tidak hanya difokuskan pada aspek layanan di front office, tetapi juga pada percepatan penyelesaian berkas pertanahan. Upaya ini telah digencarkan sejak Kuartal IV 2025.
“Kita bersama selesaikan berkas layanan pertanahan. Mari terus semangat bekerja dalam rangka melayani masyarakat. Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ossy membuka ruang masukan dari masyarakat demi peningkatan kualitas layanan ke depan.
“Jika ada yang kurang, silakan disampaikan kepada kami agar bisa terus diperbaiki,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: