Menteri
PU, Dody Hanggodo menjelaskan, proyek ratusan titik SPPG 3T yang
didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini dibangun
berdasarkan koordinasi ketat dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“SPPG (di daerah) 3T kita
sudah kerjakan sekitar ada 222,” ujar Dody dalam jumpa pers di Kantor
Kementerian PU, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Juni 2026.
Dody mengenang proses pembangunan ratusan SPPG tersebut yang sempat diwarnai kejar target waktu yang sangat mepet.
“Kita
cuman koordinasi saja, apakah kemudian tanahnya itu bisa segera kita
bangun. Kan waktu itu kita dikejar target tuh, dua bulan atau tiga bulan
harus selesai,” kenangnya.
Meski sempat berkejaran dengan waktu,
Dody memastikan seluruh konstruksi fisik bangunan saat ini telah
selesai 100 persen dan siap difungsikan.
Saat ini, Kementerian PU
sedang mematangkan proses administrasi agar aset-aset pelayanan gizi
tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat di beranda terdepan
Indonesia.
“Hari ini sedang berproses serah terima dengan BGN.
Mungkin dari 222 titik itu, Kepala BGN mau ngecek satu-satulah sebelum
mereka menerima. Tapi secara utuh sudah selesai semua,” pungkas Dody.
BERITA TERKAIT: