Rocky Gerung:

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Sabtu, 06 Juni 2026, 02:15 WIB
Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi
Rocky Gerung (kanan) bersama jurnalis senior Hersubeno Arief. (Foto: YouTube Hersubeno Point)
rmol news logo Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti gejolak ekonomi yang ditandai dengan terus melemahnya nilai Rupiah terhadap Dolar AS hingga keresahan publik. 
 
Di tengah keresahan itu, muncul wacana pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam isu yang beredar Purbaya hendak mengundurkan diri dari jabatannya.
 
Rocky menyebut nama ekonom senior Chatib Basri kemudian muncul ke publik sebagai solusi alternatif.
 
“Menurut saya, bocorannya bukan soal Chatib Basri. Bocorannya bahwa banyak orang yang cemas dengan ekonomi Indonesia dan banyak orang yang cemas kalau ditawarin jadi Menteri Keuangan gantiin Purbaya,” kata Rocky dikutip dalam kanal YouTube Hersubeno Point, Jumat, 5 Juni 2026.
 
Lanjut dia, situasi ekonomi saat ini membuat publik menaruh harapan besar pada sosok yang dinilai mampu mengembalikan kepercayaan pasar. Chatib Basri menjadi sosok yang dianggap mampu mengatasi situasi saat ini.

“Chatib Basri punya reputasi, dia pernah jadi Menteri Keuangan (era Presiden SBY). Dia juga mengerti economy analysis, bukan sekadar ekonomi moneter gitu. Artinya ada filsafat tentang keadilan,” jelas Rocky.  

Rocky menyoroti rekam jejak Chatib Basri yang pernah menjabat Menteri Keuangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga memiliki pengalaman akademik di lingkungan Harvard Kennedy School, AS.

Akademisi yang dikenal kritis ini juga menyinggung beratnya tantangan yang dihadapi Menteri Keuangan saat ini.
 
Menurutnya, pelemahan kepercayaan pasar tidak bisa diselesaikan hanya melalui pendekatan moneter. Rocky menilai kondisi fiskal negara dan dinamika politik turut menjadi faktor yang sangat menentukan persepsi investor.
 
"Menjaga fiskal itu bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal politik. Investor melihat apakah kebijakan pemerintah konsisten dan mampu dijalankan dengan dukungan politik yang memadai," pungkasnya.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membantah dirinya akan mengundurkan diri dari jabatannya. Ia bahkan berseloroh untuk terus maju menghadapi tantangan yang ada.

“Saya diisukan mundur? Enggak, malah maju. Saya enggak tahu isunya dari mana itu, masif banget itu di media. Saya itu enggak suka yang mundur, sukanya yang maju, nih saya maju," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta pada Jumat, 5 Juni 2026.

Purbaya menegaskan hingga saat ini masih menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Menteri Keuangan.

"Jadi komitmennya kuat, maju terus!" tegasnya seraya tertawa. rmol news logo article
 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA