Dalam kepengurusan baru ini, Jazuli didampingi Embay Mulya Syarif yang dipercaya sebagai Ketua Majelis Amanah PB MA. Usai dikukuhkan, Jazuli menegaskan arah baru organisasi melalui visi “MA Naik Level: Bangkit, Berdaya, dan Berpengaruh”.
“Mathla’ul Anwar harus kita besarkan bersama. Jangan mencari hidup dari MA, tetapi mari kita hidup untuk MA. Jauhkan kepentingan pribadi, kokohkan pengabdian,” kata Jazuli dalam keterangan tertulisnya, Senin, 13 April 2026.
Ia menekankan, soliditas internal menjadi kunci utama untuk mendorong transformasi organisasi agar lebih relevan dan berpengaruh, baik di tingkat nasional maupun global.
Dalam kepemimpinannya, Jazuli menargetkan Mathla’ul Anwar tampil sebagai kekuatan strategis yang mampu berkontribusi dalam kebijakan publik serta aktif dalam jejaring internasional.
Selain itu, sektor pendidikan menjadi perhatian serius. Lembaga pendidikan MA akan didorong lebih modern dan adaptif guna mencetak generasi berdaya saing.
Di sisi lain, penguatan kaderisasi juga menjadi fokus agar kader MA mampu mengisi posisi strategis di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan hingga dunia profesional.
Jazuli juga menekankan pentingnya dakwah yang adaptif dengan perkembangan teknologi, serta perluasan peran sosial organisasi melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Tak kalah penting, kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, dunia industri, hingga pemerintah akan diperkuat untuk membangun ekosistem kemitraan yang solid.
Dengan mengusung nilai Islam moderat, Mathla’ul Anwar diharapkan mampu tampil sebagai kekuatan yang membawa pesan damai dan inklusif di level global.
“MA naik level bukan sekadar slogan, tetapi gerakan bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi umat dan bangsa,” pungkas Jazuli.
BERITA TERKAIT: