Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Korban Bencana di Sumatera

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Kamis, 08 Januari 2026, 14:09 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Korban Bencana di Sumatera
Rapat di kantor Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu malam, 7 Januari 2026 (Foto: Instagram @sekretariat.kabinet)
rmol news logo Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera. 

Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Kamis, 8 Januari 2026.

Dalam unggahan tersebut, Teddy mengungkapkan bahwa pada Rabu malam, 7 Januari 2026, dirinya menerima sejumlah pejabat pemerintahan di Kantor Sekretariat Kabinet. 

Pertemuan itu dihadiri Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta jajaran direksi BUMN karya, antara lain Waskita Karya, Adhi Karya, Wijaya Karya (WIKA), Nindya Karya, Hutama Karya (HK), Pembangunan Perumahan (PP), dan Brantas Abipraya.

Teddy menjelaskan, salah satu fokus pembahasan adalah progres pembangunan rumah hunian oleh Danantara. Dalam waktu dua minggu ke depan, tambahan rumah hunian di sejumlah daerah dipastikan siap digunakan.

“Dalam dua minggu ke depan, tambahan rumah hunian di Aceh Utara, Aceh Pidie, Tapanuli Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Agam akan selesai dan siap digunakan,” ungkapnya.

Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum juga terus bergerak melakukan pembersihan dan pemulihan fasilitas umum secara masif dan cepat, mulai dari jalan, rumah sakit, sekolah, pasokan air, hingga perkantoran. Seiring dengan itu, pembangunan hunian di Aceh ditargetkan rampung pada awal Februari 2026.

“Kementerian PU juga sedang membangun rumah hunian di Aceh yang direncanakan selesai pada awal Februari,” kata Teddy.

Lebih lanjut, Seskab menekankan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota di daerah terdampak. Pasalnya, kebutuhan dan keinginan warga pascabencana cukup beragam.

“Ada yang ingin disiapkan hunian, ada yang ingin memperbaiki sendiri, ada yang ingin pindah daerah mengikuti keluarganya yang lain, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Menurut Teddy, pemerintah berupaya secepat mungkin membangun hunian agar dapat segera ditempati. Selanjutnya, kepala daerah akan memobilisasi warga untuk menempati hunian yang telah disiapkan.

“Pemerintah secepat mungkin membangun hunian, untuk kemudian para Bupati yang memobilisasi warga yang menempatinya,” pungkasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA