Ketua DPW PPP Kalimantan Utara, Ismail Malassa mengatakan, lebih dari 50 persen pengurus yang terbentuk merupakan regenerasi dari kepemimpinan sebelumnya.
“Muswil pada intinya membahas laporan pertanggungjawaban pengurus serta menetapkan formatur kepengurusan baru yang sudah terbentuk semalam,” kata Ismail dalam keterangan tertulis, Minggu 4 Januari 2025.
Ismail menjelaskan, formatur diberi mandat untuk menyusun kepengurusan pasca-muktamar. Konsolidasi kepengurusan DPW PPP Kaltara saat ini baru dilakukan di tingkat Provinsi.
Selanjutnya, lima kabupaten dan kota di Kalimantan Utara akan menyusul melalui pelaksanaan musyawarah cabang.
Menurut Ismail, langkah tersebut merupakan bagian dari konsolidasi struktural partai dari tingkat wilayah hingga akar rumput.
“DPW, DPC, PAC sampai ke tingkat desa akan dilakukan optimalisasi. Setelah muktamar, struktur ke bawah dilakukan evaluasi sebagai bentuk persiapan menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya.
Ismail menegaskan, konsolidasi dan regenerasi kepengurusan menjadi modal utama PPP Kalimantan Utara dalam menghadapi pemilihan umum mendatang.
“Target akhirnya jelas, memperkuat barisan dan memenangkan PPP pada Pemilu berikutnya,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: