Bayang-bayang Lonjakan Harga Minyak Tekan Bursa Asia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 12 Maret 2026, 08:52 WIB
Bayang-bayang Lonjakan Harga Minyak Tekan Bursa Asia
Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)
rmol news logo Sejumlah indeks utama di pasar saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026.

Dikutip dari CNBC International, indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 1,56 persen. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 1,6 persen, sementara Topix terkoreksi 1,34 persen. Bursa Korea Selatan juga ikut tertekan dengan Kospi turun 0,75 persen.

Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng berada di level 25.756, lebih rendah dibanding penutupan sebelumnya di 25.898,76, menandakan potensi pelemahan pada pembukaan perdagangan.

Kenaikan tajam harga minyak dan eskalasi konflik di Timur Tengah kini menjadi faktor utama yang membayangi sentimen investor global.

Kondisi ini terjadi meskipun Amerika Serikat dan sekutunya telah mengumumkan langkah darurat berupa pelepasan cadangan minyak dalam jumlah besar untuk menenangkan pasar energi global.

Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) menyatakan akan melepas sekitar 400 juta barel minyak untuk mengatasi gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah. 

Langkah ini menjadi pelepasan cadangan terbesar sepanjang sejarah organisasi tersebut. Namun IEA belum menjelaskan secara rinci kapan cadangan minyak tersebut akan mulai masuk ke pasar. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA