Demikian dikatakan Aktivis Islam Ahmad Khozinudin merespons pengumuman Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), dikutip Rabu 11 Maret 2026.
Dalam pengumuman terbarunya, IRGC seperti dilansir The Guardian dan CNN, negara-negara akan mendapatkan akses tanpa hambatan untuk melintasi Selat Hormuz, jika mereka mengusir Duta Besar AS dan Israel dari wilayah mereka.
"Selat Hormouz merupakan jalur pelayaran paling sibuk di dunia, dimana 20 persen suplai cadangan minyak dunia melalui jalur ini," kata Khozinudin.
Adapun Indonesia, sudah beberapa dekade ini telah menjadi negara importir minyak. Konsumsi BBM Indonesia telah mencapai hingga 1,6 juta barel per hari, dimana 1 juta barel merupakan minyak impor.
Sejumlah minyak impor Indonesia di antaranya berasal dari kawasan Arab yang rutenya melewati Selat Hormouz.
"Informasi terakhir, setidaknya ada dua kapal tanker Pertamina yang tertahan di Selat Hormouz," kata Khozinudin.
BERITA TERKAIT: