Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Anas Pertanyakan Keadilan Naiknya PPN, Ini Jawaban Rektor Paramadina

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Minggu, 17 Maret 2024, 05:43 WIB
Anas Pertanyakan Keadilan Naiknya PPN, Ini Jawaban Rektor Paramadina
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum/RMOL
rmol news logo   Kenaikan tarif pajak konsumsi atau Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang rencananya mencapai 12 persen tahun depan, disinyalir bakal menambah beban masyarakat Indonesia.

Hal itu turut mendapat perhatian dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum.

Mantan Ketua Umum PB HMI itu mempertanyakan kepada koleganya yang dianggap paham dalam perekonomian Prof. Didik J. Rachbini.

Prof. Didik yang menjabat Rektor Universitas Paramadina itu dianggap Anies mengerti terkait faedah dari naiknya PPN 12 persen di tengah kondisi rakyat yang tengah mengalami kesulitan inflasi bahan pokok seperti sekarang.
                    
Maaf Mas @DJRachbini, kalau tahun depan PPN dinaikkan menjadi 12 persen, bisa menambah pendapatan negara berapa trilyun? Jika dibandingkan dengan tambahan beban hidup rakyat akibat kenaikan PPN itu, cukup adil tidak dengan manfaatnya bagi perbaikan perekonomian nasional?” tanya Anas dalam akun media X pribadinya, @anasurbaningrum, Kamis (14/3).

Prof. Didik yang merupakan mantan Anggota DPR Fraksi PAN itu baru menjawab Sabtu (17/3) dalam akun media X @DJRachini. Jawabannya pun terkesan normatif dan menggantung.

Perkiraan saya tambahan pajak untuk pemerintah sekitar 152 trilyun rupiah. Untuk beban masyarakat krn pajak adalah leakages coba saya hitung nanti. Atau ada teman2 yg sdh menghitung lebih cepat?” tulis Prof. Didik. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA